Mendengar
cerita keindahan pantai-pantai di Indonesia. Membuat saya ingin membuktikan
sendiri sepotong surga yang banyak diceritakan orang, mulai dari keindahan pantai berpasir putih terumbu karang hingga keramahan penduduk.
Dari sekian banyak pantai diindonesia, deretan kepulauan Bal-balagang menjadi
pilihan yang paling menarik, terletak di perbatasan Sulawesi Barat dan
Kalimantan Timur. Kepulauan ini terdiri dari 12 pulau yang sangat indah dengan banyak
Gusung-Gusung menyajikan keberagaman bawah laut dan pasir putih yang indah.
Perjalanan yang Menantang Adrenalin
Jarak
tempuh Bala-balagang, jika dari Balikpapan menempuh jarak sekitar 5 sampai 6
jam, lain jika melewati Grogot di mulai dari desa Lori menggunakan kapal penumpang
berkapasitas 12 orang, menempuh jarak 4 jam hingga kekepulauan Bala-balagang, melintasi beberapa
Gusung yang menggoda untuk Kita singgahi dan snorkling dengan pemandangan laut
lepas serta terumbu karang yang masih alami. Makan siang di gusung menjadi kegiatan yang menyenangkan
Belum
banyak yang tahu kepulauan Bala-balagang ini, masih sedikit orang yang pernah
berkunjung ke pulau ini,hanya beberapa turis mancanegara saja yang datang,
selain jarak tempuh sangat jauh melewati laut lepas dengan ombak yang tidak bersahabat.
Namun, semua terbayar dengan pemandangan yang begitu indah, kealamian alam,
keramahan penduduk dan keceriaan anak-anak yang kami di Bala-balagang. Jauh
dari teknologi tinggi, laptop, handphone berbagai gadget yang kami bawa tidak
berfungsi di sana. Tidak ada jaringan telekomunikasi bahkan listrik. Malam hari
Penduduk Lokal mengunakan genzet untuk penerangan dari jam 6 sore hingga jam 11
malam.
Berbicara
sistem Pendidikan terdapat 4 kelas dengan jumlah siswa 36 orang dan satu guru
aktif hanya setingkat SD. Semua
siswa yang telah lulus SD akan
meneruskan ke Pulau Salisingan karena hanya Pulau tersebut yang menyedikan SMP dan sebagian
memilih untuk pergi ke Mamuju (Sulwesi
Barat) untuk bersekolah. danbeberapa
lainnya lebih memilih meneruskan pekerjaan keluarga sebagai nelayan. Banyak
cerita dan cita-cita yang mereka lontarkan pada kami, beberapa ingin menjadi
dokter, petinju, polisi dan guru berbagai harapan akan masa depan yang sungguh
membuat terenyuh, harapan, cita-cita mulia yang terbatasi oleh keminiman
insfratuktur penunjang.
Menikmati
Malam di Dermaga
Melihat
bintang di Balikpapan sama dengan melihat lubang-lubang semut di tanah, kecil
tak terlihat tapi begitu menginjakkan kaki di kepulauan Bala-balangan semua
tampak menakjubkann berenang di bawah bintang, menikmati malam di Dermaga
berselimut bintang, menunggu
matahari terbit untuk menikmati Sunrise, sungguh besar keagungan ALLAH. Di
pulau terpencil jauh dari hiruk pikuk gemerlap kota, kealamian alam yang masih
bersahabat seakan melepaskan kita dari beragam kelelahan dunia. Inilah
Surga yang terdampar di dunia. Bersama sahabat menghabiskan malam terakhir
petualangan di kepualuan Bala-balagang menikmati bintang dan semilir angin laut
di dermaga Pulau Saboyang sungguh pengalaman yang tidak akan terlupakan. Tidak perlu keluar negeri untuk menikmati
indah dunia. Mulailah dari Negara sendiri beribu keindahan
yang akan membuat Kita terpesona. Bersahabatlah dengan maka alam akan bersahabat dengan Kita. Traveling/
Backpacker bukan bagaimana menikmati
keindahan suatu tempat tapi bagaimana cara kita untuk menjaga keindahan tempat
tersebut agar tidak dirusak oleh tangan-tangan tidak bertanggung jawab. Satu kutipan yang sanagt aku
sukai “JANGAN BUNUH SESUATU KECUALI
WAKTU, JANGAN BAWA APAPUN KECUALI KENANGAN/GAMBAR, JANGAN TINGGALKAN SESUATU
KECUALI JEJAK” (Bukit Bengkirai)











Hampir sama dngn di kepulauan Seribu.
ReplyDeleteSalam wisata kepulauan seribu.
ReplyDeletekmungkinan sama mas...
ReplyDeletesalam satu nafas ...
Kepulauan tersebut masuk dalam kecamatan bala balakang kabupaten mamuju provinsi sulawesi barat
ReplyDeletekepulauaan yang sangat2 indah
Delete